BerandaNewsJadi Kandidat Pertama Ketua Kadin Depok, dr. Karlina Bawa Misi Perkuat Jejaring...
spot_img

Related Posts

Featured Artist

Kaleb Black

Painter

Kaleb started this adventure 7 years ago, when there was no real voice protecting the environment. His masterpieces promote saving the Earth.

Jadi Kandidat Pertama Ketua Kadin Depok, dr. Karlina Bawa Misi Perkuat Jejaring dan Investasi

 

Areakata.com- Menjelang Musyawarah Kota (Mukota) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok, bursa calon ketua resmi bergulir. dr. Karlina, MARS menjadi pendaftar pertama dalam penjaringan bakal calon Ketua Kadin Kota Depok yang berlangsung di Sekretariat Kadin Depok, Ruko Graha Depok Mas, Jalan AR Hakim, Kamis (09/07/2026).

Kehadiran Ketua DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Depok itu memberi warna baru dalam dinamika Mukota. Di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompetitif, ia menawarkan visi kepemimpinan yang inklusif dengan menjadikan Kadin sebagai rumah bersama bagi seluruh pelaku usaha, sekaligus mitra strategis Pemerintah Kota Depok dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut dr. Karlina, Kadin memiliki posisi yang sangat strategis karena didukung landasan hukum, tugas pokok, fungsi, serta kewenangan yang jelas.

Modal kelembagaan tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah, sehingga mampu melahirkan berbagai program yang berdampak nyata terhadap peningkatan investasi, penguatan UMKM, penciptaan lapangan kerja, hingga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Intinya kami ingin Kadin menjadi lebih baik lagi, lebih maju, dan mampu merangkul berbagai macam jenis usaha. Pengusaha dari berbagai sektor harus bisa diwadahi oleh Kadin, sehingga organisasi ini benar-benar menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Depok dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya usai mendaftarkan diri.

Ia menilai, kejelasan legal standing yang dimiliki Kadin menjadi kekuatan utama agar organisasi mampu menjalankan fungsinya secara optimal. Dengan dasar hukum yang kuat, dunia usaha memiliki ruang lebih luas untuk berkontribusi dalam pembangunan melalui sinergi yang erat dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kadin memiliki legal standing yang jelas, jalur yang jelas, serta tugas pokok dan fungsi yang jelas. Dengan posisi itu, peluang dunia usaha untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan menjadi semakin nyata,” katanya.

Pencalonan dr. Karlina juga membawa pesan bahwa kepemimpinan tidak ditentukan oleh gender, melainkan oleh kapasitas, integritas, dan kemampuan membangun kolaborasi. Baginya, perempuan maupun laki-laki memiliki kesempatan yang sama untuk memimpin organisasi dan mengembangkan dunia usaha.

Namun, kesempatan tersebut harus diiringi dengan kesungguhan dalam membangun usaha, memperluas jejaring, meningkatkan kapasitas diri, memahami regulasi, serta mampu membaca setiap peluang yang berkembang.

“Kesempatannya sama antara pengusaha perempuan dan laki-laki. Tinggal bagaimana kita serius menjalankan usaha, membangun networking, terus belajar, memahami regulasi, dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Kadin harus menjadi tempat bagi para pengusaha untuk berkembang bersama,” tuturnya.

Visi tersebut bukan sekadar gagasan. Selama memimpin IWAPI Kota Depok, dr. Karlina berhasil mendorong pelaku UMKM menembus pasar internasional melalui partisipasi dalam pameran dagang di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2024 atas undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Kegiatan itu membuka peluang promosi produk unggulan UMKM Depok sekaligus menghasilkan kerja sama dengan asosiasi pengusaha perempuan di Malaysia.

Pengalaman tersebut membuktikan bahwa pelaku usaha lokal memiliki daya saing apabila memperoleh akses pasar, pendampingan, serta jejaring bisnis yang kuat.

“Kami melihat pasar Malaysia memiliki kedekatan budaya dengan Indonesia sehingga peluang produk UMKM kita cukup besar. Respons yang kami terima sangat baik, bahkan kami juga menjalin kerja sama dengan asosiasi pengusaha perempuan di sana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, menanggapi harapan adanya dukungan dari Pemerintah Kota Depok, dr. Karlina menegaskan bahwa keberhasilan Kadin ke depan sangat bergantung pada sinergi yang harmonis antara organisasi dan pemerintah daerah. Kolaborasi merupakan fondasi utama agar berbagai program pengembangan dunia usaha dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

“Tentu setiap calon berharap mendapat dukungan. Yang terpenting adalah bagaimana Kadin dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok. Tanpa sinergitas, peran Kadin tidak akan maksimal,” tegasnya.

Menutup keterangannya, dr. Karlina menegaskan komitmennya menjadikan Kadin Kota Depok sebagai organisasi yang mampu mengakomodasi seluruh pelaku usaha, memperkuat jejaring bisnis, membuka peluang kolaborasi dan investasi, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.

“Saya ingin Kadin menjadi wadah yang benar-benar bisa merangkul semua jenis usaha, memperkuat networking, membuka peluang, dan menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Depok. Kalau dunia usaha dan pemerintah berjalan bersama, saya optimistis pertumbuhan ekonomi Kota Depok akan semakin cepat terwujud,” tutupnya. (***)

Latest Posts