BerandaNewsSIM-Meranti Project 2026: Sekolah Cakra Buana dan Bintara Depok Kembali Gelar Pertukaran...
spot_img

Related Posts

Featured Artist

Kaleb Black

Painter

Kaleb started this adventure 7 years ago, when there was no real voice protecting the environment. His masterpieces promote saving the Earth.

SIM-Meranti Project 2026: Sekolah Cakra Buana dan Bintara Depok Kembali Gelar Pertukaran Pelajar Tiga Negara

DEPOK — Sekolah Cakra Buana dan Sekolah Bintara Depok, Jawa Barat, kembali menjadi tuan rumah program pertukaran pelajar internasional bertajuk SIM-Meranti Project 2026. Kegiatan yang mempertemukan pelajar dari Singapura, Indonesia, dan Malaysia ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 26–28 Oktober 2026.

SIM-Meranti merupakan program kolaborasi pendidikan antarnegara yang melibatkan Westwood Secondary School (Singapura), Sekolah Bintara dan Sekolah Cakra Buana (Indonesia), serta Maktab Sabah (Malaysia).

Pemilik Sekolah Bintara dan Cakra Buana, Siti Nurul yang akrab disapa Eyang Titi, menyampaikan bahwa kolaborasi ini telah memasuki usia ke-19 tahun sejak dirintis pada 10 November 2007. Keberlanjutan kerja sama ini merupakan wujud komitmen panjang dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global.

“Kerja sama ini sejalan dengan prinsip utama yang diusung Sekolah Cakra Buana sejak 1999, yaitu Setiap Anak Cerdas, Setiap Anak Istimewa di Bidangnya Masing-Masing Sesuai Ciptaan Tuhan Yang Maha Esa melalui penerapan Kurikulum Nasional Plus,” ujar Eyang Titi.

Ia menambahkan, di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan robotika, program ini menekankan pentingnya nilai kemanusiaan dan hubungan antarmanusia. Menurutnya, teknologi tidak boleh mengatur manusia, melainkan manusialah yang harus mengendalikan teknologi.

Lebih dari sekadar pertukaran budaya dan akademis, SIM-Meranti dirancang sebagai sarana pembentukan karak MKter (character building) yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual (IQ), emosional (EQ), dan spiritual (SQ).

“Melalui pendekatan Project-Based Learning, para siswa ditantang mengasah design thinking, critical thinking, dan decision making untuk menciptakan produk yang bermanfaat bagi masyarakat (valuable for community),” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Sekolah Bintara dan Cakra Buana, Safira Lestari, menjelaskan bahwa SIM-Meranti Project 2026 mengusung tema “Inspire – Collaborate – Empower”. Namun, pelaksanaan tahun ini hanya dihadiri langsung oleh perwakilan dari Singapura dan Indonesia. Perwakilan Malaysia absen akibat kendala bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Meski tanpa kehadiran peserta dari Malaysia, kehangatan hubungan antara Indonesia dan Singapura tetap terjalin kuat. Pertukaran yang berlangsung selama hampir dua dekade ini membuktikan bahwa kualitas pendidikan Indonesia mampu berdiri sejajar di kancah internasional,” kata Safira.

Safira menjelaskan, nama SIM-Meranti memiliki makna filosofis “Si Meranti” atau rantai tiga. Pohon meranti yang berakar kuat menjadi simbol ketahanan karakter, kolaborasi, dan hubungan erat antara siswa serta guru dari ketiga negara.

Rangkaian kegiatan yang dipadatkan selama tiga hari mencakup agenda akademis, sosial, dan budaya:

Hari Pertama (Senin, 26 Oktober 2026): Diawali dengan penyambutan di Plaza Atrium, Upacara Selamat Datang, penampilan Paskibraka, serta Opening Ceremony di Auditorium & Gallery. Agenda dilanjutkan dengan School Tour, Seminar Best Practice untuk guru, dan workshop Green Crafter: Earth Painting Lab.

Hari Kedua (Selasa, 27 Oktober 2026): Puncak acara ditandai dengan Inauguration of the Tower (Menara Setiap Anak Cerdas Setiap Anak Istimewa), Project Showcase, serta workshop seni budaya Gamelan dan Degung di Joglo Puri Kinasih. Pada malam hari, digelar The Night Show, pertukaran cinderamata, pertunjukan seni dari kedua negara, dan ditutup dengan flashmob kolaborasi.

Hari Ketiga (Rabu, 28 Oktober 2026): Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, kegiatan diakhiri dengan pengisian jurnal, refleksi bersama, penyerahan sertifikat, dan Closing Ceremony.

“Peresmian Menara Setiap Anak Cerdas Setiap Anak Istimewa menjadi penanda fisik komitmen jangka panjang Sekolah Bintara dan Cakra Buana dalam mendidik anak bangsa menjadi Global Citizens yang berakar kuat pada nilai karakter dan kebudayaan,” pungkas Safira.

Latest Posts